Pesan Kebangsaan H. Muhamad Toha

JAKARTA – Peringatan Hari Kartini 21 April 2026 kembali menjadi momentum refleksi berbagai elemen bangsa untuk menganalisis kembali esensi emansipasi perjuangan sosial. Ketua Umum DPP MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) H. Muhamad Toha,SH,.MH. secara khusus menyoroti pentingnya nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam konteks penguatan karakter organisasi dan masyarakat.

​H. Muhamad Toha,SH,.MH. menitikberatkan bahwa semangat Kartini tidak boleh terjebak dalam seremoni semata, melainkan harus diimplementasikan sebagai dorongan moral untuk melakukan perubahan positif di tengah masyarakat.

Slogan legendaris Habis Gelap Terbitlah Terang dipandang bukan sekadar judul kumpulan surat, melainkan dialektika perjuangan. Menurut H. Muhamad Toha,S.H,.MH. nilai intelektualitas yang diperjuangkan Kartini merupakan kunci untuk membedah keterbelakangan dan membawa pencerahan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang konstruksi sosial maupun lapisan sosial.

“Spirit Kartini merupakan simbol dari keteguhan intelektual dan keberanian untuk mendobrak keterbatasan. Di era modern ini kita dituntut untuk meneruskan api perjuangan melalui pengabdian nyata dan pemikiran yang visioner demi kemajuan bangsa”, ujar H. Toha.

Sebagai pimpinan puncak DPP MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) H. Muhamad Toha,S.H,.MH. senantiasa mengintegrasikan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial ke dalam arah gerak organisasi. Momentum Hari Kartini dijadikan sebagai titik pijak bagi keluarga besar MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) untuk terus mendukung peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah khususnya wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

​Peringatan disemogakan mampu menginspirasi generasi muda untuk mengedepankan pendidikan dan integritas. sebagaimana yang dicontohkan oleh sang pahlawan nasional. Dengan mengusung profesionalisme dan semangat pengabdian DPP MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan serta mendorong kemandirian sosial yang berpijak terhadap intelektualitas. (Red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *