PROBOLINGGO — Komisi III DPRD Kota Probolinggo menggelar inspeksi mendadak ke lokasi pembangunan kawasan usaha di Jalan Cokroaminoto, Rabu 3 Juni 2026. Sidak ini dilakukan untuk pengawasan langsung sekaligus menindaklanjuti aspirasi warga terkait pembangunan swalayan yang sedang berlangsung.
Anggota Komisi III dari Fraksi PPP, Robit Riyanto, menegaskan DPRD hadir untuk menyuarakan kepentingan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kejelasan peruntukan tata ruang agar setiap pembangunan berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat nyata bagi daerah.
“Prinsipnya kami mewakili suara masyarakat. Tata ruang harus jelas dan dasar pembangunannya sesuai ketentuan. Kami percaya pengusaha bisa menghadirkan pembangunan yang berdampak positif untuk Kota Probolinggo,” ujar Robit.
Menurutnya, supermarket yang dibangun bukan berdiri sendiri. Keberadaannya akan menjadi bagian dari kawasan yang lebih luas. Robit berharap ke depan kawasan itu dilengkapi hotel dan infrastruktur pendukung lain, sehingga bisa jadi daya tarik baru sekaligus menguatkan sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Ia bahkan mendorong konsep kawasan yang tertata rapi dengan nilai ekonomi tinggi.
Perwakilan PT KM, Louis Hariona, menjelaskan sidak Komisi III untuk memastikan progres pembangunan di Jalan Cokroaminoto. Ia meluruskan bahwa proyek ini tidak hanya swalayan. Ada rencana pembangunan hotel, sport center, dan department store sebagai bagian kawasan terpadu.
“Swalayan ini salah satu fasilitas penunjang untuk memenuhi kebutuhan kawasan secara keseluruhan,” kata Louis.
Ia menambahkan seluruh administrasi dan rekomendasi sudah melalui kajian Pemkot Probolinggo. Karena itu perusahaan bisa melanjutkan pembangunan sesuai tahapan.

Konsultan PT KM, Rangga, menyebut saat ini fokusnya mengejar pembangunan awal berupa department store dan hotel bintang empat. Sebagai putra daerah, ia berharap dukungan semua pihak agar proses perizinan berjalan lancar.
“Harapan kami pembangunan ini dapat dukungan, sehingga investasi yang masuk benar-benar memberi manfaat untuk daerah,” tegas Rangga.
Pemilik swalayan di Jalan Cokroaminoto, Budijanto, menanggapi masukan masyarakat dan dewan terkait peningkatan hotel. Konsep awal memang hotel bintang empat, tapi peluang naik ke bintang lima tetap terbuka jika syarat dan dukungan terpenuhi.
“Banyak usulan dari masyarakat dan dewan agar hotelnya bintang lima. Selama ini orientasi kami bintang empat, tapi mudah-mudahan ke depan bisa terwujud. Mohon doa dan dukungannya,” ucap Budijanto.
Melalui sidak ini Komisi III berharap seluruh proses pembangunan tetap patuh regulasi, sesuai tata ruang, dan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi serta peningkatan fasilitas di Kota Probolinggo. (Syl)






