PROBOLINGGO – Komisi III DPRD Kota Probolinggo menggelar inspeksi mendadak ke PT One World Garment Manufacturing OWG, Rabu (17/06/2026). Sidak ini bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap sektor ketenagakerjaan dan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Probolinggo.
Kunjungan dilakukan menyusul perhatian publik terhadap persoalan ketenagakerjaan di perusahaan tersebut. Saat sidak, Komisi III berdialog langsung dengan manajemen soal tata kelola tenaga kerja hingga perizinan lingkungan.
Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan, menyebut turun langsung ke lapangan merupakan tugas pengawasan DPRD. Dinas Ketenagakerjaan menjadi salah satu mitra kerja Komisi III.
“Dasar kami turun karena Komisi III punya mitra di bidang ketenagakerjaan, termasuk perusahaan di Kota Probolinggo. Kebetulan saat ini kami sidak ke PT OWG yang sempat jadi perhatian masyarakat terkait persoalan ketenagakerjaan,” ujar Muchlas.
Sebelum sidak, Komisi III sudah berkoordinasi dengan manajemen perusahaan. Pembahasannya mencakup manajemen ketenagakerjaan, pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah IPAL, hingga aspek administrasi lain.
Dari hasil peninjauan, Komisi III menilai kondisi perusahaan secara umum cukup baik dan tidak ada persoalan krusial. Meski begitu, DPRD memberi catatan agar perusahaan menjaga stabilitas hubungan kerja.
“Secara garis besar sudah tidak ada masalah. Tapi kami tekankan agar tidak ada pemutusan hubungan kerja. Kalau perkembangan perusahaan meningkat, kami harap berdampak pada kesejahteraan karyawan, baik dari sisi ketenagakerjaan maupun gaji,” jelasnya.
Komisi III juga menyoroti fasilitas pekerja. Dari dialog diketahui perusahaan sudah memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, meliputi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
Untuk aspek lingkungan, manajemen menyampaikan penyelesaian dokumen pendukung seperti UPL dan perizinan lain masih berproses dan ditargetkan segera rampung.
Muchlas menambahkan, kehadiran perusahaan di Probolinggo dinilai berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja lokal. Dampaknya pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengurangan angka kemiskinan.
HR Personalia PT OWG, Tri Rukiyanto, mengapresiasi kunjungan dan masukan DPRD.
“Terima kasih atas pertemuan ini. Sangat membantu kami. Kalau masih ada kekurangan akan jadi bahan introspeksi dan kami benahi. Yang baik kami jalankan, yang kurang baik kami perbaiki. Semoga sinergi seperti ini terus terjalin untuk mengantisipasi berbagai persepsi di luar,” ungkapnya.
Senada, perwakilan manajemen PT OWG, R. Ach. Slamet A.R., menegaskan komitmen perusahaan terus berkembang dan meningkatkan kualitas produksi agar peluang kerja makin luas.
“Kami ingin terus berkembang dengan kualitas lebih baik sehingga bisa membuka lebih banyak kesempatan kerja dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui sidak ini diharapkan komunikasi legislatif dan dunia usaha makin terbuka. Tujuannya mendorong iklim investasi sehat, perlindungan tenaga kerja, serta pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo. (Syl)






