TRAGEDI Ngeri || Anak 11 Tahun Tenggelam di Bekas Galian Sawah, Warga Lamongan Didesak Waspada!

Lamongan, BERITAMADAS 1 Januari 2026 – Hati pilu menyelimuti warga Desa Pengumbulanadi, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun,( R) tewas tenggelam di genangan air bekas galian sawah tanah ganjaran, Dusun Pengaron, pada Selasa (30/12/2025) siang. Insiden memilukan ini terjadi saat R bermain lempar sandal bersama tiga temannya di lokasi yang dalamnya mencapai 4 meter hanya berjarak 500 meter dari rumahnya.

Kronologi tragis bermula sekitar pukul 12.45 WIB. R, yang tidak bisa berenang, terpeleset dan tenggelam di bekas galian seluas 55×20 meter itu, tepat di depan balai desa. Teman-temannya, J (7 tahun), Ri (13 tahun), dan B(13 tahun), panik. J berlari memberitahu orang tua, yang langsung hubungi Kepala Desa Pengumbulanadi. Pencarian melibatkan Polsek Tikung, BPBD Kecamatan Tikung, Puskesmas Tikung, Koramil Tikung, dan puluhan warga berlangsung dua jam. Korban akhirnya ditemukan oleh Aditya Nugroho, warga Desa Takeranklating, dan dinyatakan meninggal oleh petugas medis tanpa tanda kekerasan.

Keluarga R menerima kepergiannya sebagai musibah, menolak otopsi dengan surat pernyataan resmi. Pemeriksaan oleh dr. Rini Eta Sausan Margono dari Puskesmas Tikung mengonfirmasi tidak ada indikasi pidana.

Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwowidodo, S.H., memimpin olah TKP, interogasi saksi, dan pelaporan ke pimpinan. Tim gabungan yang hadir termasuk Ipda Andi Nur Cahya (Kanit Reskrim), Aiptu Abd. Kholik (Ka SPKT), serta perwakilan BPBD dan pemerintah desa.

Kasus ini menjadi pengingat kelam bagi masyarakat Lamongan bekas galian sawah yang dibiarkan jadi genangan air berpotensi mematikan, terutama bagi anak-anak usia sekolah.

Polsek Tikung mengimbau warga, pemerintah desa, dan pemilik lahan untuk segera tutup lubang berbahaya, pasang pagar pengaman, serta edukasi keselamatan berenang.

“Kami prihatin atas kehilangan ini. Mari bersama cegah tragedi serupa dengan waspada dan aksi nyata,” ujar AKP Anang Purwowidodo.

Redaksi MAKRUF

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *