POLSEK KALITENGAH SIGAP PANTAU BANJIR LUAPAN BENGAWAN JERO DI KECAMATAN KALITENGAH

Lamongan, BERITAMADAS 15 Januari 2026 – Polsek Kalitengah, Polres Lamongan, dengan sigap melakukan pemantauan intensif ketinggian air luapan Bengawan Jero yang menggenangi sejumlah desa di wilayah hukumnya. Kegiatan ini dilakukan pada Kamis (15/1) pukul 11.00–13.00 WIB, sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keselamatan masyarakat menghadapi bencana alam.

Kapolsek Kalitengah melaporkan bahwa banjir telah melanda 10 desa, dengan dampak signifikan terhadap rumah warga, jalan, fasilitas pendidikan, dan lahan pertanian. Berikut rincian utama:

Desa Bojoasri: Air setinggi 60–70 cm genangi 260 rumah, 2.000 m jalan poros, 750 m jalan lingkungan, 1 SMA/SMK/MA, 1 kantor pemerintahan, dan 290 Ha sawah/tambak.

Desa Pucangtelu: Air 15–70 cm, 182 rumah, 3.500 m jalan poros terdampak.

Desa Jelakcatur: Air 65–70 cm, 295 rumah dan 1 masjid tergenang.

Desa lainnya (Blajo, Lukrejo, Pucangro, Gambuhan, Tiwet, Somosari, Mungli): Total ribuan meter jalan, puluhan lembaga pendidikan, mushola, puskesmas pembantu, dan 1.514 Ha sawah/tambak terdampak air setinggi 10–70 cm.

Total rumah warga yang tergenang mencapai lebih dari 1.100 unit, dengan jalan poros dan lingkungan puluhan kilometer sulit dilalui. Fasilitas pendidikan seperti TK/PAUD, SD/MI, dan SMP/MTs juga terdampak di beberapa desa, mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Kapolsek Kalitengah AKP Heri menegaskan,

Tim kami terus memantau perkembangan situasi secara real-time dan berkoordinasi dengan aparat desa serta BPBD setempat untuk evakuasi darurat jika diperlukan. Masyarakat diminta tetap waspada dan menghindari area rawan.”

Redaksi Asran

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *