PROBOLINGGO – Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kelurahan Tisnonegaran mengikuti pembekalan untuk meningkatkan keterampilan dalam mengelola potensi kuliner. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kelurahan Tisnonegaran dengan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Amanah melalui penyelenggaraan Pelatihan Dasar Olahan Makanan dan Minuman bagi Masyarakat, yang dilaksanakan pada Senin (11/5) pagi di Balai RW 01, Jalan Arief Rahman Hakim.
Ketua Pokmas Amanah selaku penyelenggara kegiatan, Ahmad Soleh, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta pengembangan usaha kuliner bagi anggota pokmas dan pelaku UMKM di wilayahnya.
“Kami ingin meningkatkan pengetahuan pelaku UMKM mengenai teknik dasar pengolahan makanan dan minuman yang baik, higienis, serta sesuai standar. Selain itu, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam menciptakan produk makanan dan minuman yang inovatif, memiliki tampilan menarik, serta bernilai ekonomis,” ujarnya.

Hadir dalam agenda pelatihan tersebut, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menekankan pentingnya menciptakan produk khas kelurahan yang memiliki nilai jual dan dapat dipasarkan secara lebih luas.
“Melalui pelatihan ini, diharapkan dapat lahir olahan produk yang lebih spesifik dan memiliki ciri khas dari Kelurahan Tisnonegaran. Bentuk maupun penyajiannya perlu dibuat menarik, karena tujuan akhirnya adalah agar produk tersebut dapat dipasarkan dan memiliki daya saing,” tegasnya.
Selain aspek kualitas produk, Wali Kota juga mengingatkan para pelaku usaha agar memperhatikan strategi promosi dan penamaan produk atau _branding_. Menurutnya, _branding_ yang kuat akan membantu produk semakin dikenal oleh masyarakat.

“Saat ini berlaku prinsip _no viral, no attention_; artinya, sesuatu yang menarik dan banyak diperbincangkan akan lebih mudah dikenal publik. Oleh karena itu, bentuk, tampilan, maupun konsep produk harus dibuat kreatif dan berbeda. Harapannya, ketika produk kita telah menarik perhatian, masyarakat akan lebih mudah mengenal dan mengingatnya,” ujar Wali Kota.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan UMKM, dr. Aminuddin turut melakukan penyerahan secara simbolis bahan olahan makanan kepada perwakilan peserta yang terdiri dari kader PKK, kader Posyandu, dan pelaku UMKM Kelurahan Tisnonegaran. (Syl)








