Banjir Bengawan Jero Serang 10 Desa Kalitengah || 1.000 Rumah Terendam, Polsek Kalitengah Sigap Pantau!

Lamongan, BERITAMADAS – Banjir luapan Sungai Bengawan Jero kembali mengguyur wilayah hukum Polsek Kalitengah, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan. Personel Polsek Kalitengah dengan sigap melakukan pemantauan intensif sepanjang Kamis, 29 Januari 2026, pukul 08.00–15.00 WIB, untuk memastikan keselamatan warga dan memetakan dampak bencana. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polri dalam mendampingi masyarakat menghadapi musibah alam.

Ketinggian air yang mencapai rata-rata 40–45 cm di Desa Bojoasri hingga 5–10 cm di Desa Tiwet telah menggenangi ratusan rumah, jalan poros dan lingkungan, lembaga pendidikan, serta lahan pertanian seluas ribuan hektare. Berikut ringkasan dampak utama di 10 desa terdampak:

  • Desa Bojoasri: 143 rumah, 2.750 m jalan, 9 lembaga pendidikan, 285 Ha sawah/tambak (air 40–45 cm).
  • Desa Blajo: 86 rumah, 580 m jalan, 1 SD, 72 Ha sawah/tambak (air 10–20 cm).
  • Desa Lukrejo: 25 rumah, 250 m jalan, 295 Ha sawah/tambak (air 20–25 cm).
  • Desa Pucangtelu: 182 rumah, 540 m jalan, 2 lembaga pendidikan, 142 Ha sawah/tambak (air 10–15 cm).
  • Desa Pucangro: 17 rumah, 2.600 m jalan, 187 Ha sawah/tambak (air 30–40 cm).
  • Desa Gambuhan: 80 rumah, 800 m jalan, 1 SD, 63 Ha sawah/tambak (air 20–30 cm).
  • Desa Tiwet: 86 rumah, 200 m jalan, 2 lembaga pendidikan, 55 Ha sawah/tambak (air 5–10 cm).
  • Desa Somosari: 176 rumah, 500 m jalan, 2 lembaga pendidikan, 250 Ha sawah/tambak (air 30–35 cm).
  • Desa Jelakcatur: 295 rumah, 1.000 m jalan, 3 lembaga pendidikan, 160 Ha sawah/tambak (air 30–40 cm).
  • Desa Mungli: Tidak terdampak signifikan.

Total, lebih dari 1.000 rumah warga terendam, ribuan meter jalan sulit dilalui, dan lahan pertanian luas terancam gagal panen. Beberapa catatan menunjukkan penurunan ketinggian air (-5 hingga -10 cm) di sejumlah titik, berkat upaya normalisasi saluran air oleh warga dan aparat terkait.

Kapolsek Kalitengah, AKP Heri, menyatakan,

Kami tak hanya memantau, tapi juga siaga 24 jam untuk evakuasi darurat dan koordinasi bantuan. Mari bersama Polsek Kalitengah jaga keselamatan saudara kita. Warga diminta waspada, hindari aktivitas di area banjir, dan hubungi 110 jika membutuhkan pertolongan.” Tegasnya 

Redaksi Asran

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *