Lamongan, beritamadas 28 Desember 2025 – Hati hangat Keluarga Besar Berita Pojok Lamongan (BPL) kembali melelehkan kepedulian sosialnya. Pada Ahad pagi ini, di Balai Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, BPL menyalurkan santunan penuh kasih kepada 50 anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Suasana haru menyelimuti acara, dihadiri jajaran Muspika Kembangbahu, Kepala Desa Sidomukti beserta perangkatnya, tokoh agama, dan seluruh keluarga besar BPL.
Kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menyentuh jiwa, diikuti lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW yang dibawakan pemuka agama Desa Sidomukti dengan khidmat nan meresap. Senyum tipis anak-anak yatim mulai merekah, seolah-olah cahaya harapan baru menyinari wajah mereka yang lelah oleh cobaan hidup.
Pembina BPL, Nuhan Ubed, menyampaikan sambutan penuh syukur.
“Terima kasih kepada semua pihak yang ikut menyemarakkan agenda rutin kami ini. Santunan anak yatim sudah menjadi tradisi BPL di 17 kecamatan Lamongan. Kali ini, kami pilih Sidomukti sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap saudara-saudara kita di sini. BPL bukan hanya media berita, tapi juga tangan terulur untuk kemanusiaan,” tegas Ubed dengan mata berbinar.
BPL terus membuktikan perannya garda menyuarakan berita sekaligus aksi sosial di Lamongan.
“Semoga kolaborasi dengan pemerintah daerah semakin erat untuk program-program penuh berkah ke depan,” harapnya.
Camat Kembangbahu, Arif Bakhtiar, S.Sos, tak henti memuji.
“Saya kagum dengan BPL! Saya pantau konten mereka di Facebook dan Instagram, sangat konstruktif dan membangun. Media bukan sekadar berita, tapi harus beraksi nyata seperti ini,” ujarnya antusias.
Ia juga ajak semua pihak dukung program pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Pemda siap bantu warga soal BPJS atau KIS yang bermasalah laporkan ke desa, kami tangani cepat!” ajaknya
Kapolsek Kembangbahu, Iptu Sono, SH, menambahkan apresiasi.
“BPL luar biasa bantu polisi jaga Kamtibmas dengan pendekatan humanis. Terima kasih!” ucapnya
Jelang pergantian tahun, ia imbau pemuda hindari pesta berlebihan.
“Isi malam Tahun Baru dengan berbagi, ibadah di masjid, atau doa untuk korban musibah di Aceh. Jauhi petasanada sanksi tegas bagi pelanggar!” pesannya
Acara ditutup doa bersama yang mengharukan, lalu penyerahan santunan langsung ke tangan penerima. Melalui aksi ini, BPL ingin membangkitkan empati seluruh masyarakat Lamongan: mari berbagi, peduli, dan ciptakan senyum lebih banyak di 2026!
REDAKSI






