PENAMPAKAN KETUA MADAS PASURUAN RAYA MUNCUL DARI DIMENSI LAIN, KAMERA HAMPIR PENSIUN DINI

PASURUAN – Warga MADAS se-Jawa Timur dikejutkan oleh kemunculan mendadak sosok Ketua MADAS DPC Pasuruan Raya, Ainul Yakin, yang berhasil membuat kamera ponsel bekerja di luar batas kemampuan normal.

Dalam foto yang beredar luas, Ainul Yakin terlihat mendekati kamera hingga jarak yang diperkirakan hanya sekitar “setengah helai bulu hidung”. Akibatnya, kamera mengalami kebingungan akut dan gagal menentukan apakah yang difoto adalah manusia, planet baru, atau permukaan bulan.

Menurut saksi mata, kejadian tersebut berlangsung sangat cepat.
“Saya cuma buka foto, tiba-tiba wajah Pak Ketua sudah memenuhi layar. Saya refleks mengucap syahadat tiga kali,” ujar Imron Rosadi selaku Sekretaris DPD MADAS Jatim.

Sementara itu, tim ahli fotografi yang mencoba menganalisis foto tersebut mengaku menyerah.

“Kami sudah memperbesar, memperkecil, memutar, bahkan membalik foto. Hasilnya tetap sama: wajah Pak Ketua semakin dekat,” ungkap seorang anggota yang mengaku trauma melihat kamera depan.

Berdasarkan hasil investigasi internal MADAS, terdapat beberapa dugaan penyebab kejadian ini:

1. Pak Ketua ingin memastikan seluruh anggota melihat wajahnya dengan jelas.
2. Pak Ketua sedang mengecek apakah kamera masih berfungsi.
3. Pak Ketua sedang mencari sinyal WiFi yang hilang.
4. Kamera yang sebenarnya mendekat sendiri karena rindu kepada Pak Ketua.

Kejadian semakin heboh saat foto kedua beredar. Dalam foto tersebut, bagian hidung dan mulut Ainul Yakin berhasil menguasai hampir seluruh frame.

Beberapa anggota mengaku sempat mengira foto tersebut adalah:
* Pintu masuk terowongan Suramadu.
* Foto satelit kawah gunung berapi.
* Trailer film horor terbaru.
* Hasil zoom Google Earth yang kelewatan.

Saat dikonfirmasi, Ainul Yakin hanya tertawa santai.
“Saya hanya ingin memastikan semua anggota MADAS bisa melihat saya dengan jelas. Kalau masih kurang jelas, nanti saya foto lebih dekat lagi.”, ujarnya.

Mendengar pernyataan tersebut, seluruh anggota MADAS langsung sepakat untuk mengunci kamera depan mereka demi keselamatan bersama.

Hingga berita ini diturunkan, tim NASA, BMKG, dan komunitas fotografer Indonesia masih melakukan penelitian untuk memastikan jarak sebenarnya antara wajah Ainul Yakin dan kamera saat foto tersebut diambil. (SAILA)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *