POLSEK KALITENGAH AKTIF PANTAU BANJIR LUAPAN BENGAWAN JERO || RATUSAN RUMAH TERGENANG, WASPADA MASYARAKAT!

Lamongan, BERITAMADAS 27 Januari 2026 – Polsek Kalitengah dengan sigap melakukan pemantauan intensif ketinggian air luapan Bengawan Jero yang menggenangi sejumlah desa di wilayah hukumnya. Kegiatan ini dilakukan pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 08.00–15.00 WIB, untuk memastikan keselamatan warga di tengah cuaca ekstrem yang mengancam ribuan jiwa.

Dampak banjir terasa berat di 10 desa, dengan ratusan rumah, jalan poros, dan fasilitas publik terendam air setinggi 5–65 cm. Total 1.090 rumah warga terdampak, sawah seluas 1.509 Ha lumpuh, serta berbagai lembaga pendidikan, tempat ibadah, dan puskesmas pembantu terganggu.

Berikut rincian utama:

  • Desa Bojoasri: Air rata-rata 50–60 cm; 143 rumah, 2.000 m jalan poros, 285 Ha sawah tergenang.
  • Desa Jelakcatur: Paling parah dengan 60–65 cm; 295 rumah, 1 masjid, 1 sekolah dasar terendam.
  • Desa Blajo, Pucangtelu, dan lainnya: Total 86–182 rumah per desa, jalan lingkungan hingga 1.000 m terganggu.

Kapolsek Kalitengah, AKP Heri , menegaskan komitmen Polri dalam menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat.

Kami terus berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah desa, dan relawan untuk evakuasi darurat, distribusi bantuan, serta pencegahan longsor. Masyarakat diminta waspada, hindari area rawan, dan hubungi Polsek di 110 untuk laporan,” ujarnya.

Redaksi Asran 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *