Lamongan, BERITAMADAS 18 Januari 2026 – Polsek Kalitengah, Polres Lamongan, dengan sigap melakukan pemantauan intensif terhadap luapan air Sungai Bengawan Jero yang melanda wilayah hukumnya. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 11.00-13.00 WIB, untuk memetakan dampak banjir dan memastikan keselamatan masyarakat. Kapolsek Kalitengah melaporkan temuan mendetail kepada Kapolres Lamongan, menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.
Banjir ini telah menggenangi sejumlah desa di Kecamatan Kalitengah, dengan ketinggian air bervariasi yang mengancam hunian, akses jalan, sekolah, dan lahan pertanian warga.
Berikut rincian dampak utama:
- Desa Bojoasri (60-70 cm): 260 rumah, 2.000 m jalan poros (-2 cm), 750 m jalan lingkungan, 1 sekolah SD/MI, 1 SMP/MTs, 1 SMA/SMK/MA, 5 TK/PAUD, 1 kantor pemerintahan, 290 Ha sawah/tambak.
- Desa Blajo (10-40 cm): 86 rumah, 95 m jalan poros, 521 m jalan lingkungan (-5 cm), 1 sekolah SD/MI, 2 mushola, 1 kantor pemerintahan, 72 Ha sawah/tambak.
- Desa Lukrejo (20-25 cm): 25 rumah, 250 m jalan lingkungan (-4 cm), 295 Ha sawah/tambak.
- Desa Pucangtelu (15-70 cm): 182 rumah, 3.500 m jalan poros (-4 cm), 500 m jalan lingkungan, 1 TK/PAUD, 1 SD/MI, 142 Ha sawah/tambak.
- Desa Pucangro (40-45 cm): 17 rumah, 2.000 m jalan poros (-5 cm), 1.000 m jalan lingkungan, 1 mushola, 187 Ha sawah/tambak.
- Desa Gambuhan (30-40 cm): 800 m jalan poros (-5 cm), 1 SD/MI, 63 Ha sawah/tambak.
- Desa Tiwet (30-40 cm): 86 rumah, 500 m jalan poros (-5 cm), 1 TK/PAUD, 1 SD/MI, 1 puskesmas pembantu, 2 kantor pemerintahan, 55 Ha sawah/tambak.
- Desa Somosari (45-50 cm): 176 rumah, 200 m jalan poros (-5 cm), 300 m jalan lingkungan, 1 TK/PAUD, 1 mushola, 1 puskesmas pembantu, 1 kantor pemerintahan, 250 Ha sawah/tambak.
- Desa Jelakcatur (65-70 cm): 295 rumah, 500 m jalan poros (-3 cm), 500 m jalan lingkungan, 1 TK/PAUD, 1 SD/MI, 1 masjid, 1 puskesmas pembantu, 1 kantor pemerintahan, 160 Ha sawah/tambak.
- Desa Mungli (5 cm di 1 SD/MI): Dampak minimal pada fasilitas pendidikan.
Polsek Kalitengah menekankan bahwa pemantauan ini bagian dari upaya preventif untuk mencegah korban jiwa dan kerugian material lebih lanjut.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna evakuasi darurat jika diperlukan. Masyarakat diminta tetap waspada dan menghindari area rawan,” ujar Kapolsek Kalitengah.
Redaksi Asran





