Lamongan, BERITAMADAS 3 Februari 2026 – Luapan Bengawan Jero menyebabkan genangan air di delapan desa wilayah hukum Polsek Kalitengah, memengaruhi 1.022 rumah, 5.160 meter jalan, serta 1.208 hektare lahan pertanian. Meski demikian, berkat pengawasan ketat Polsek Kalitengah, situasi tetap aman dan terkendali, dengan jalan kampung yang masih dapat dilalui kendaraan.
Pada Senin, 2 Februari 2026, pukul 08.00 –15.00 WIB, Kapolsek Kalitengah AKP Hery P W memimpin tim patroli lapangan guna memantau ketinggian air rata-rata 5–40 cm. Dampak utama meliputi:
- 13 lembaga pendidikan (TK/PAUD hingga SMA).
- 5 Puskesmas Pembantu dan 7 kantor pemerintahan.
- 6 tempat ibadah.
Operasional tiga unit pompa air di Dsn Melik, Desa Candi Tunggal, dua di antaranya mengalirkan ke Bengawan Solo berjalan optimal. Warga turut aktif memperbaiki infrastruktur rusak akibat banjir.
Kapolsek Kalitengah AKP Hery P W menegaskan,
“Polsek Kalitengah berkomitmen menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat. Koordinasi dengan Polres Lamongan, BPBD, serta pemerintah daerah telah memastikan tidak ada eskalasi. Kami siap tanggap bencana 24 jam.” ujarnya
Redaksi Gaguk






