PROBOLINGGO | BERITA MADAS – Wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan, Polri terjun langsung memantau perkembangan tanaman jagung di lahan seluas 1 hektare di Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.
Dari lahan tersebut, hasil panen diperkirakan mencapai 7 hingga 9 ton.
Pemantauan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebonsari Wetan, Briptu Aldian, di lahan milik Ibrahim yang berada di Jalan Sunan Muria, Kamis (8/10/2026) pagi.
Dalam kegiatan itu, petugas mengecek pertumbuhan tanaman jagung varietas Jago sekaligus berdialog langsung dengan petani untuk mengetahui kondisi lahan dan kendala yang dihadapi selama masa perawatan. Lahan tersebut dikelola bersama Kelompok Tani Dewi Sri.
Tak hanya memantau tanaman, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Petani dan warga sekitar diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan pertanian serta memperkuat kerukunan antarwarga.
Kapolsubsektor Kanigaran, Ipda Iwan Hardi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan Polri kepada petani.
“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani. Kami berharap pengelolaan lahan dilakukan dengan baik sehingga hasil panen bisa optimal dan turut mendukung ketahanan pangan,” kata Iwan.
Ia juga mengajak petani untuk tidak ragu melapor jika menemui kendala.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika ada kendala atau gangguan kamtibmas, silakan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas agar bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Berdasarkan data di lapangan, jagung mulai ditanam pada 25 September 2026 dan diperkirakan memasuki masa panen pada 10-20 Desember 2026. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
(Syl)






