LAMONGAN | BERITA MADAS – Dalam rangka memitigasi potensi gangguan keamanan dan keselamatan berlalu lintas, jajaran Kepolisian mengintensifkan patroli preventif sepanjang kawasan Jalan Lingkar Utara.
Langkah taktis ini dipimpin langsung oleh Perwira Menengah Pengawas Pamapta 2, Ipda Riyanto Edi, S.H., bersama personel piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu melalui operasi berkala Blue Light Patrol berbasis layanan aduan 110.
Fokus utama penertiban menyasar praktik parkir liar kendaraan bertonase besar, khususnya dump truck, yang memanfaatkan bahu jalan lingkar sebagai area peristirahatan. Kondisi tersebut dinilai berisiko tinggi memicu perlambatan arus logistik, kerusakan infrastruktur tepi jalan, hingga kecelakaan fatal, terutama saat visibilitas menurun pada malam hari.
Ipda Riyanto Edi, S.H. menegaskan bahwa kehadiran personel merupakan bentuk respons proaktif institusi untuk menjaga keteraturan ruang publik.
“Jalan Lingkar Utara merupakan lintasan vital mobilitas barang dan masyarakat. Parkir liar armada angkutan berat tidak hanya melanggar tata ruang lalu lintas, namun juga menciptakan titik buta dan kerawanan kriminalitas. Pendekatan kami berpijak pada tindakan preventif yang tegas, humanis, serta edukatif bagi para pengemudi,” ujar Ipda Riyanto.
Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan teguran persuasif serta mengarahkan para pengemudi truk menuju kantong parkir resmi. Patroli menggunakan kendaraan roda empat dengan lampu rotator biru menyala. Kehadiran visual armada kepolisian ini bertujuan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, sekaligus mencegah aksi kejahatan jalanan seperti pembegalan, pungutan liar, maupun tindak premanisme.
Operasi terpadu ini terintegrasi dengan Pusat Komando Layanan Darurat 110 dan dipastikan berjalan secara konsisten. Tujuannya untuk memastikan stabilitas keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di kawasan penyangga kota tetap terjaga secara optimal. (Red)






