POLSEK KALITENGAH SIGAP AWASI BANJIR LUAPAN BENGAWAN JERO DI 8 DESA

Lamongan, BERITAMADAS 13 Januari 2026 – Banjir luapan Bengawan Jero kembali menguji ketangguhan warga Kecamatan Kalitengah. Delapan desa terdampak genangan air yang mengancam akses jalan, rumah warga, lahan tambak, dan fasilitas umum. Polsek Kalitengah Polres Lamongan dengan sigap melakukan pemantauan intensif, memastikan situasi tetap kondusif.

Pagi ini, Selasa (13/1) pukul 11.00–13.00 WIB, personel Polsek Kalitengah turun langsung ke lapangan.

Hasil pantauan mengungkap dampak signifikan:

  • Desa Bojoasri: Genangan 60–70 cm meluas 2 km jalan poros dan 750 m jalan kampung; 260 rumah, 290 ha tambak, serta 8 gedung pendidikan terdampak.
  • Desa Blajo: Jalan poros 95 m (10–40 cm), 521 m jalan kampung; 86 rumah, 72 ha tambak, kantor desa, MI, dan 2 mushola.
  • Desa Pucangtelu: Jalan poros 3,5 km (15–70 cm); 182 rumah, 142 ha tambak, SD, MI, dan TK/RA.
  • Desa Gambuhan, Tiwet, Somosari, Jelakcatur: Total 654 rumah, ribuan meter jalan, ratusan hektar tambak, dan puluhan fasilitas umum seperti sekolah, poskesdes, balai desa terendam.

Meski pompa pembuangan air ke Bengawan Solo (2 unit) tetap optimal, Polsek Kalitengah menekankan kewaspadaan.

Kami berkomitmen menjaga wilayah hukum aman dan kondusif. Laporan ini untuk koordinasi cepat dengan pemda dan relawan,” ujar Kapolsek Kalitengah AKP Heri.

Polsek Kalitengah mengajak masyarakat tetap waspada, hindari area rawan, dan hubungi 110 untuk bantuan darurat.

 

Redaksi Asran

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *